Jakarta, Mata4com — Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) resmi mengumumkan 76 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat tahun 2026 yang berasal dari 38 provinsi di seluruh Indonesia. Para peserta terpilih merupakan hasil seleksi berjenjang yang diikuti lebih dari 119 ribu pendaftar dari berbagai daerah.
Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan bebas dari praktik kolusi, korupsi, maupun nepotisme (KKN). Menurutnya, proses seleksi memanfaatkan sistem digital yang memungkinkan setiap tahapan dapat dipantau secara terbuka.
“Seluruh proses dilaksanakan melalui aplikasi transparansi paskibraka yang dikembangkan BPIP untuk memastikan semua tahapan berjalan secara terukur dan dapat dipantau secara terbuka,” ujar Yudian.
BPIP mencatat sebanyak 119.441 peserta mengikuti proses pembentukan Paskibraka 2026 yang dimulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga verifikasi tingkat pusat. Dari jumlah tersebut, hanya 76 peserta terbaik yang terpilih untuk mewakili 38 provinsi di tingkat nasional.
Yudian menjelaskan bahwa proses verifikasi di tingkat pusat meliputi pemeriksaan kesehatan, kemampuan baris-berbaris, aspek psikologis, minat dan bakat, hingga wawancara. Tahapan tersebut melibatkan berbagai unsur profesional, mulai dari tenaga medis, TNI, Polri, psikolog, hingga unsur Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI).
“BPIP memastikan bahwa seluruh proses pembentukan Paskibraka tahun 2026 dilaksanakan secara objektif, independen, dan bebas dari KKN,” tegasnya.
Setiap provinsi diwakili oleh satu peserta putra dan satu peserta putri yang nantinya akan mengikuti rangkaian pembinaan dan pelatihan sebagai calon anggota Paskibraka tingkat pusat.
Pengumuman ini sekaligus menjadi awal persiapan menuju peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2026, di mana para calon Paskibraka terpilih akan menjalani berbagai tahapan pembekalan sebelum bertugas dalam upacara kenegaraan.
Keberhasilan para peserta terpilih juga menjadi kebanggaan bagi daerah masing-masing karena telah berhasil melewati proses seleksi yang ketat dan kompetitif di tingkat nasional.
