Bekasi, Mata4com – Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kelurahan Perwira, Kota Bekasi, masih mengacu pada data lama dari Kementerian Sosial. Hal ini terjadi karena data terbaru yang telah diajukan belum masuk ke dalam sistem.
Lurah Perwira, Bambang Suswanto, mengatakan pihaknya sebenarnya telah melakukan pembaruan data dan mengirimkannya ke Dinas Sosial. Namun hingga saat ini, data tersebut belum terealisasi dalam daftar penerima bantuan.
“Data baru sudah kami lengkapi dan kirim ke Dinas Sosial, tetapi belum masuk. Jadi saat ini kami masih menggunakan data lama dari Kemensos,” tutur Bambang, di Bekasi Utara, Jumat (24/4).
Dalam pelaksanaan penyaluran bansos, pihak kelurahan juga melakukan penyesuaian di lapangan. Warga yang dinilai sudah mampu tidak lagi menerima bantuan, dan digantikan oleh warga lain yang lebih membutuhkan. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada ahli waris dari penerima yang telah meninggal dunia.
Total sebanyak 1.595 warga menerima bansos pada penyaluran kali ini, jumlah yang disebut masih relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak 5 kilogram dan minyak goreng 4 liter per penerima.
Meski penyaluran tetap berjalan, sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait akurasi data. Mereka berharap data yang telah diperbarui dapat segera diproses dan digunakan agar bantuan lebih tepat sasaran.
“Warga berharap data terbaru bisa segera terealisasi, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak,” kata Bambang.
Ia juga mengakui bahwa sosialisasi terkait mekanisme pendataan terbaru, termasuk melalui aplikasi yang telah diperbarui, masih belum maksimal dilakukan di tingkat kelurahan.
Kondisi ini menjadi perhatian, mengingat validitas data menjadi kunci utama dalam memastikan efektivitas penyaluran bantuan sosial. Pemerintah Kota Bekasi diharapkan dapat mempercepat sinkronisasi data agar program bansos berjalan lebih tepat sasaran dan akuntabel. (Nugie)
