Bekasi, Mata4com – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi, Qadar Ruslan Siregar, menegaskan komitmennya merangkul seluruh potensi pengusaha lokal serta memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bekasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan usai Musyawarah Kota (Mukota) Kadin Kota Bekasi yang dinilai berhasil menyatukan berbagai elemen pengusaha di wilayah tersebut. Kegiatan berlangsung di Sky Ballroom Hotel Santika City, Kamis (7/5/2026).
Ruslan mengatakan, langkah awal kepengurusan baru adalah mengakomodasi seluruh pelaku usaha agar berhimpun dalam wadah organisasi yang solid dan inklusif.
“Dengan instruksi Ketua Umum Kadin Jawa Barat, saya akan mengakomodir semua potensi pengusaha lokal untuk bersama-sama berhimpun di Kadin Kota Bekasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi. Menurutnya, Kadin memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan ekonomi, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang.
“Kadin adalah mitra strategis pemerintah dalam bidang perekonomian dan pembangunan. Karena itu, hubungan sinergi, kolaborasi, dan kontribusi positif harus terus dibangun,” katanya.
Ruslan menilai Kadin harus menjadi “rumah besar” bagi seluruh pelaku usaha, mulai dari sektor kecil, menengah, hingga besar. Potensi pengusaha lokal, lanjutnya, perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi.
Dalam kesempatan itu, ia juga berharap Pemerintah Kota Bekasi dapat lebih mengedepankan pengusaha lokal dalam berbagai peluang usaha dan proyek pembangunan daerah.
“Kami berharap potensi pengusaha lokal lebih diprioritaskan. Banyak pengusaha dari luar daerah yang beraktivitas di Kota Bekasi, itu tidak masalah. Namun pengusaha lokal juga harus mendapatkan ruang dan kesempatan,” ungkapnya.
Terkait struktur organisasi, Ruslan menjelaskan bahwa tim formatur telah dibentuk dan akan segera menyusun kepengurusan yang kompeten serta mampu memperkuat organisasi. Penyusunan struktur akan mempertimbangkan masukan dari tokoh masyarakat dan kalangan pengusaha.
Ia juga menyoroti keberhasilan rekonsiliasi internal Kadin Kota Bekasi yang disebut sebagai satu-satunya di Jawa Barat dari total 27 kabupaten/kota.
“Ini sebuah prestasi. Kota Bekasi mampu melakukan rekonsiliasi dan menyatukan semua kekuatan yang ada. Itu tidak mudah, butuh kesabaran dan jiwa besar,” katanya.
Adapun susunan formatur terdiri dari Qadar Ruslan Siregar sebagai Ketua Formatur, Haji Alisabana dari unsur OC, Irjan dari unsur SC, Andi Jabidi sebagai representasi senior, serta Bunda Harti sebagai representasi perempuan.
Ruslan optimistis kepengurusan Kadin Kota Bekasi lima tahun ke depan akan semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta dunia usaha di Kota Bekasi.
