MATA4 – Sebuah video yang memperlihatkan keributan antara seorang pengemudi ojek online (ojol) dengan penumpangnya menjadi viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh aksi pelecehan seksual yang dialami sang driver saat sedang mengantar penumpang.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang driver ojol mengenakan jaket hijau meluapkan emosinya di pinggir jalan pada malam hari. Sejumlah warga dan rekan sesama pengemudi tampak berusaha menenangkan situasi agar tidak terjadi tindakan yang tidak diinginkan.
Berdasarkan informasi yang beredar, pengemudi tersebut diduga menjadi korban pelecehan oleh penumpang pria yang dibawanya. Sang driver mengaku tidak terima karena bagian tubuhnya diduga diraba oleh penumpang selama perjalanan berlangsung.
Dengan nada kesal dan penuh emosi, pengemudi tersebut terdengar melontarkan protes kepada penumpangnya.
“Emang saya cowok apaan?” ucap sang driver dalam video yang beredar.
Peristiwa itu pun memicu berbagai reaksi dari pengguna media sosial. Banyak yang menyayangkan dugaan tindakan pelecehan tersebut dan mengingatkan bahwa pelecehan seksual dapat menimpa siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, tanpa memandang usia maupun gender.
Sejumlah pengguna media sosial juga menilai bahwa setiap bentuk pelecehan harus ditindak serius, terlepas dari siapa pelaku maupun korbannya.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti lokasi kejadian maupun identitas pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Selain itu, belum ada informasi lebih lanjut mengenai apakah kasus tersebut akan diproses secara hukum atau diselesaikan melalui jalur mediasi.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa tindakan pelecehan seksual merupakan perilaku yang tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun dan terhadap siapa pun.
